Petunjuk Teknis BOS 2017

Rekan-rekanku...
Seperti tahun-tahun yang lalu, penggunaan Bantuan Operasional Sekolah ada petunjuk teknisnya. Pada tahun 2017 pun demikian juga.


Penerimaan Dana BOS Per Triwulan Tahun 2017
Untuk tahun anggaran 2017, ada perbedaan penerimaan dana BOS per triwulan, yaitu sebagai berikut :
1) Triwulan I, III, dan IV (proporsi 20% dari alokasi satu tahun)
     Untuk SD :
     BOS = alokasi jumlah peserta didik x Rp 160.000,-
2) Triwulan II (proporsi 40% dari alokasi satu tahun)
     Untuk SD :
     BOS = alokasi jumlah peserta didik x Rp 320.000,-
Tim BOS Provinsi dan Tim BOS Kabupaten/Kota sesuai dengan kewenangannya harus memastikan bahwa sekolah mencadangkan separuh dari BOS triwulan II (20% dari alokasi satu tahun) di rekening sekolah untuk pembelian buku teks yang harus dibeli sekolah. BOS yang dicadangkan ini baru boleh dicairkan apabila sekolah akan membayar pemesanan buku teks yang diperlukan, atau sudah memenuhi kewajiban menyediakan buku. Bila kebutuhan dana untuk pembelian buku teks lebih besar dari 20% BOS yang dicadangkan tersebut, sekolah dapat menambahkan dana tersebut dari dana yang ada. Akan tetapi bila dana kebutuhan dana pembelian buku teks lebih kecil dari 20% BOS yang dicadangkan tersebut, sisa dana dapat digunakan untuk pembelian buku lainnya atau pembiayaan kegiatan lainnya.

Secara umum, penggunaan dana BOS  untuk :
1. Pengembangan Perpustakaan
    a. Sekolah wajib membeli/menyediakan buku teks pelajaran untuk peserta didik dan buku         panduan guru sesuai dengan kurikulum yang digunakan oleh sekolah.
    b. Membeli buku bacaan, buku pengayaan, dan buku referensi untuk memenuhi SPM                  pendidikan dasar sesuai dengan
        Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang mengatur tentang Standar                       Pelayanan Minimal.
    c. Langganan koran dan/atau majalah/publikasi berkala yang terkait dengan pendidikan,           baik offline maupun online.
    d. Pemeliharaan atau pembelian baru buku/koleksi perpustakaan apabila buku/koleksi y            yang lama sudah tidak dapat digunakan dan/atau kurang jumlahnya.
    e. Peningkatan kompetensi tenaga perpustakaan.
    f.  Pengembangan database perpustakaan.
    g. Pemeliharaan perabot perpustakaan atau pembelian baru apabila perabot yang lama                sudah tidak dapat digunakan atau jumlahnya kurang.
    h. Pemeliharaan dan/atau pembelian AC perpustakaan.
2. Penerimaan Peserta Didik Baru
    a. Semua jenis pengeluaran dalam rangka penerimaan peserta didik baru (termasuk                    pendaftaran ulang peserta didik lama), antara lain:
         1) penggandaan formulir pendaftaran;
         2) administrasi pendaftaran;
         3) publikasi (pembuatan spanduk, brosur, dan lainnya);
         4) biaya kegiatan pengenalan lingkungan sekolah;
         5) konsumsi penyelenggaraan kegiatan dan transportasi.
    b. Pembuatan spanduk sekolah bebas pungutan.
3. Kegiatan Pembelajaran dan Ekstrakurikuler
     a. Membeli/mengganti alat peraga IPA yang diperlukan sekolah untuk memenuhi SPM               pada SD.
     b. Mendukung penyelenggaraan pembelajaran aktif kreatif efektif dan menyenangkan                 pada SD.
     c. Mendukung penyelenggaraan pembelajaran kontekstual pada SMP.
     d. Pengembangan pendidikan karakter, penumbuhan budi pekerti, dan kegiatan program           pelibatan keluarga di sekolah.
     e. Pembelajaran remedial dan pembelajaran pengayaan.
     f. Pemantapan persiapan ujian.
     g. Olahraga, kesenian, karya ilmiah remaja, pramuka, palang merah remaja, dan                          ekstrakurikuler yang sesuai dengan kebutuhan sekolah lainnya.
     h. Pendidikan dan pengembangan sekolah sehat, aman, ramah anak, dan menyenangkan.
      i. Pembiayaan lomba yang tidak dibiayai dari dana Pemerintah Pusat/ pemerintah                      daerah, termasuk untuk biaya transportasi dan akomodasi peserta didik/guru dalam
         mengikuti lomba, dan biaya pendaftaran mengikuti lomba.
Keterangan :
Untuk pelaksanaan yang sifatnya kegiatan, maka biaya yang dapatdibayarkan dari BOS meliputi ATK atau penggandaan materi, biaya penyiapan tempat kegiatan, honor narasumber lokal sesuai standar biaya umum setempat, dan/atau transportasi/konsumsi
panitia dan narasumber apabila diperlukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
4. Kegiatan Evaluasi Pembelajaran
Kegiatan evaluasi pembelajaran yang dapat dibiayai meliputi kegiatan ulangan harian, ulangan tengah semester, ulangan akhir semester, ulangan kenaikan kelas, dan/atau ujian
sekolah/nasional. Komponen pembiayaan dari kegiatan yang dapat dibayarkan terdiri atas:
a. fotokopi/penggandaan soal;
b. fotokopi laporan pelaksanaan hasil ujian untuk disampaikan oleh guru kepada kepala             sekolah, serta dari kepala sekolah ke dinas pendidikan dan kepada orang tua/wali peserta     didik;
c. biaya transport pengawas ujian yang ditugaskan di luar sekolah tempat mengajar, yang           tidak dibiayai oleh Pemerintah Pusat/pemerintah daerah.
5. Pengelolaan Sekolah
a. Pembelian buku tulis, kapur tulis, pensil, spidol, kertas, bahan praktikum, buku induk            peserta didik, dan/atau buku inventaris.
b. Pembelian alat tulis kantor (termasuk tinta printer, CDdan/atau flash disk).
c. Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), termasuk peralatan dan/atau obat-obatan.
d. Pembelian minuman dan/atau makanan ringan untuk kebutuhan sehari-hari di sekolah          bagi guru, tenaga kependidikan, petugas administrasi, dan/atau tamu.
e. Pengadaan suku cadang alat kantor.
f. Pembelian alat-alat kebersihan dan/atau alat listrik.
g. Penggandaan laporan dan/atau surat-menyurat untuk keperluan sekolah.
h. Insentif bagi tim penyusun laporan BOS.
i. Biaya transportasi dalam rangka mengambil BOS di bank/ kantor pos.
j. Transportasi dalam rangka koordinasi dan/atau pelaporan kepada dinas pendidikan               kabupaten/kota. Khusus untuk SDLB/SMPLB/SLB dalam rangka koordinasi dan/atau
    pelaporan kepada dinas pendidikan provinsi.
k. Biaya pertemuan dalam rangka penyusunan RKJM dan RKT, kecuali untuk pembayaran        honor.
l. Biaya untuk mengembangkan dan/atau pemeliharaan laman sekolah dengan domain               “sch.id”.
m. Pendataan melalui aplikasi Dapodik
n. Pembelian peralatan/perlengkapan yang menunjang operasional rutin di sekolah, antara        lain bel, sound system dan speaker untuk upacara, teralis jendela, dan/atau perlengkapan      sejenis lainnya.
o. Khusus untuk sekolah yang berada pada daerah terpencil atau belum memiliki jaringan          listrik, dapat membeli/sewa genset atau jenis lainnya yang lebih cocok misalnya panel
      surya, termasuk perlengkapan pendukungnya.
p. Penanggulangan dampak darurat bencana, khusus selama masa tanggap darurat,                      misalnya pembelian masker.
6. Pengembangan Profesi Guru dan Tenaga Kependidikan, serta Pengembangan Manajemen      Sekolah
7. Langganan Daya dan Jasa
a. Biaya langganan listrik, air, dan/atau telepon.
b. Pemasangan instalasi baru apabila sudah ada jaringan di sekitar sekolah dan/atau                    penambahan daya listrik.
c. Biaya langganan internet dengan cara pasca bayar atau prabayar, baik dengan fixed                 modem maupun mobile modem.
    Termasuk pula untuk pemasangan baru apabila sudah ada jaringan di sekitar sekolah.           Khusus penggunaan internet dengan mobile modem, batas maksimal pembelian
    paket/voucher sebesar Rp. 250.000/bulan. Adapun biaya langganan internet melalui             fixed modem disesuaikan dengan kebutuhan sekolah.
8. Pemeliharaan dan Perawatan Sarana dan Prasarana Sekolah
a. Pengecatan, perbaikan atap bocor, dan/atau perbaikan pintu dan/atau jendela.
b. Perbaikan mebeler, termasuk pembelian mebeler di kelas untuk peserta didik/guru jika          mebeler yang ada di kelas sudah tidak berfungsi dan/atau jumlahnya kurang mencukupi        kebutuhan.
c. Perbaikan sanitasi sekolah (kamar mandi dan/atau jamban/WC) untuk menjamin kamar       mandi dan/atau jamban/WC peserta didik berfungsi dengan baik.
d. Perbaikan saluran pembuangan dan/atau saluran air hujan.
e. Perbaikan lantai dan/atau perawatan fasilitas sekolah lainnya.
9. Pembayaran Honor
a. Guru honorer (hanya untuk memenuhi SPM).
b. Tenaga administrasi (tenaga yang melaksanakan administrasi sekolah termasuk                        melakukan tugas sebagai petugas pendataan Dapodik), termasuk tenaga administrasi              BOS untuk SD.
c. Pegawai perpustakaan.
d. Penjaga sekolah.
e. Petugas satpam.
f. Petugas kebersihan.
Keterangan:
Batas maksimum penggunaan BOS untuk membayar honor bulanan guru/tenaga kependidikan dan non kependidikan honorer di sekolah yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah sebesar 15% (lima belas persen) dari total BOS yang
diterima, sementara di sekolah yang diselenggarakan oleh masyarakat maksimal 50% (lima puluh persen) dari total BOS yang diterima;
10. Pembelian/Perawatan Alat Multi Media Pembelajaran
a. Membeli komputer desktop/work station berupa PC/All in One
b. Membeli printer atau printer plus scanner maksimal 1 unit/tahun. Selain untuk membeli,      BOS boleh digunakan untuk perbaikan printer milik sekolah.
c. Membeli laptop maksimal 1 unit/tahun dengan harga maksimal Rp 10.000.000,-                     (sepuluh juta rupiah). Selainuntuk membeli, BOS boleh digunakan untuk perbaikan atau
    upgrade laptop milik sekolah.
11. Biaya Lainnya
      Apabila seluruh komponen sebagaimana dimaksud pada angka 1-10 telah terpenuhi                 pembiayaannya dan masih terdapat kelebihan BOS, maka BOS dapat digunakan                       untuk keperluan lainnya, dimana penggunaan dana ini harus diputuskan melalui rapat
      bersama dengan dewan guru dan Komite Sekolah.

Untuk lebih jelasnya Petunjuk Teknis BOS 2017 (Permendikbud nomor 8 tahun 2017) dapat diunduh di sini.